Luka Memar: Lebam di Kulit yang Tak Berbahaya

Luka Memar

Luka memar atau kontusio adalah kondisi di mana terjadi perdarahan di bawah permukaan kulit akibat benturan atau tekanan. Memar sering kali muncul sebagai bercak biru keunguan di kulit yang terasa nyeri saat disentuh. Meski terlihat mencolok dan terasa sakit, memar umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga minggu.

Namun, penting untuk memahami penyebab, proses penyembuhan, dan kapan memar perlu perhatian medis. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang luka memar, penyebabnya, cara mengatasi, serta tanda-tanda yang harus diwaspadai.

Apa Itu Luka Memar?

Luka Memar, Penyebab dan Gejalanya Berlainan | tempo.co

Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil (kapiler) pecah akibat benturan, menyebabkan darah bocor ke jaringan di bawah kulit. Karena darah terperangkap di bawah permukaan kulit, maka timbul warna biru, ungu, atau hijau kekuningan seiring waktu.

Memar dapat muncul di bagian tubuh mana saja, terutama:

  • Lengan dan kaki
  • Wajah
  • Punggung
  • Area sekitar mata (mata panda)

Penyebab Umum Luka Memar

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan luka memar:

1. Cedera Akibat Benturan

  • Jatuh, terbentur benda keras, atau tertimpa barang berat.

2. Olahraga atau Aktivitas Fisik

  • Kontak fisik saat berolahraga, terutama dalam healthy olahraga seperti sepak bola atau bela diri.

3. Prosedur Medis

  • Suntikan, infus, atau pengambilan darah bisa menyebabkan memar kecil.

4. Efek Obat

  • Obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin dapat membuat seseorang lebih mudah Luka Memar.

5. Penuaan

  • Kulit menipis dan jaringan penopang kapiler melemah seiring bertambahnya usia.

6. Kekurangan Nutrisi

  • Kekurangan vitamin C, K, atau zat besi dapat memengaruhi pembekuan darah dan kesehatan pembuluh darah.

Tahapan Warna pada Luka Memar

Memar mengalami perubahan warna seiring penyembuhan:

  1. Merah atau kebiruan (hari ke-1)
  2. Biru keunguan (hari ke-2 hingga ke-5)
  3. Hijau (hari ke-5 hingga ke-7)
  4. Kuning kecoklatan (hari ke-7 hingga ke-10)
  5. Kembali normal (setelah 2 minggu atau lebih, tergantung tingkat keparahan)

Perubahan warna ini disebabkan oleh proses penguraian sel darah merah yang bocor ke jaringan sekitar.

Gejala Luka Memar yang Umum Dirasakan

  • Rasa nyeri atau ngilu di area yang terkena
  • Pembengkakan ringan
  • Sensitivitas saat disentuh
  • Tidak ada luka terbuka

Jika memar terasa panas, bengkak berlebihan, atau disertai luka fatcai99 terbuka, kemungkinan ada cedera jaringan yang lebih serius.

Cara Mengatasi Luka Memar

8 Cara Menghilangkan Memar yang Mudah Dilakukan - KlikDokter

Sebagian besar luka memar tidak membutuhkan penanganan medis khusus. Namun, beberapa langkah berikut bisa membantu mempercepat penyembuhan:

1. Kompres Dingin

  • Tempelkan es atau kain dingin selama 15-20 menit pada 48 jam pertama setelah cedera.
  • Mengurangi pembengkakan dan mencegah memar membesar.

2. Istirahatkan Area yang Cedera

  • Hindari aktivitas berat yang bisa memperparah kondisi.

3. Angkat Bagian yang Terkena Luka Memar

  • Jika memungkinkan, tinggikan bagian tubuh yang memar untuk mengurangi aliran darah ke area tersebut.

4. Gunakan Obat Pereda Nyeri

  • Seperti parasetamol jika nyeri cukup mengganggu.
  • Hindari obat antiinflamasi (seperti aspirin) jika tidak disarankan dokter, karena bisa memperparah memar.

5. Kompres Hangat Setelah 48 Jam

  • Membantu memperlancar aliran darah dan mempercepat penyerapan darah yang terperangkap.

6. Salep atau Gel Anti-memar

  • Produk yang mengandung arnica, heparin, atau vitamin K dapat membantu mempercepat penyembuhan memar.

Kapan Luka Memar Harus ke Dokter?

Meskipun kebanyakan memar tidak berbahaya, Anda perlu memeriksakan diri jika:

  • Memar tidak membaik dalam 2–3 minggu.
  • Memar muncul tanpa sebab yang jelas.
  • Memar sering muncul atau mudah terjadi.
  • Terjadi pembengkakan besar atau nyeri hebat.
  • Disertai tanda-tanda perdarahan lain seperti mimisan atau gusi berdarah.
  • Memar muncul di sekitar mata dan memengaruhi penglihatan.

Mencegah Luka Memar

Berikut beberapa langkah sederhana untuk mencegah memar:

  • Gunakan pelindung tubuh saat berolahraga.
  • Pastikan rumah bebas dari benda tajam atau sudut yang bisa membahayakan, terutama untuk lansia dan anak-anak.
  • Konsumsi makanan kaya vitamin C dan K untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.
  • Hati-hati saat melakukan aktivitas berat atau bekerja di tempat tinggi.
  • Jika menggunakan obat pengencer darah, konsultasikan dosis dan efek samping dengan dokter secara berkala.

Kesimpulan

Luka memar adalah kondisi umum yang biasanya tidak berbahaya dan sembuh sendiri. Memar terjadi karena perdarahan di bawah kulit akibat benturan yang menyebabkan kapiler pecah. Dengan perawatan sederhana seperti kompres dingin, istirahat, dan salep anti-memar, luka dapat sembuh lebih cepat.

Tetapi jika memar sering muncul tanpa sebab atau disertai gejala lain yang mencurigakan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Baca juga artikel berikut: Cedera Hamstring: Otot Belakang Paha yang Tertarik

Author

ide